Marsya Pamela Dira

Jumat, 23 Oktober 2015

Pasukan Baru

Welcome to the world my krucil cimicimi :*


Finally si Belsea lahiran juga!


Persalinannya cukup singkat juga dan mandiri. Iya, dia melakukannya sendiri tanpa bantuan siapapun Hebaaaatttt *prok prok*



Beberapa saat sebelum lahiran, ( sejam sebelum lahiran) si Bellsea mengeong sangat keras dan ‘’melet’’ seperti dia kepanasan. Jenis mengeong nya berbeda dengan yang biasa dia lakukan saat birahi. Orang rumah yang kebetulan hanya ada adik gue doang, dibikin panik. Bukan panik aja, dia juga takut. Dia takut si Bellsea sakit atau semacamnya. Akhirnya dia nelpon gue buat nanya ada apa dengan si Bellsea, dan gue bilang kalau itu merupakan tanda-tanda mau melahirkan. Langsung lah gue menginstrusikan dia buat nyiapin peralat yang dibutuhkan untuk membantu proses kelahiran. Alatnya sih mudah, hanya menyiapkan alasnya saja yang berupa kardus dan juga handuk untuk menghangatkan tubuhnya si kucing. Kardus dan handuk tersebut diletakan di tempat yang biasanya dia jadikan tempat tidur seperti di bawah meja makan, di kolong tempat tidur dan di dapur. Semua sudah dilakukan adik gue. Lalu ditinggallah si Bellsea sendirian di rumah, karena adik gue mau ngejemput gue pulang kantor.


Baru sampai di pintu masuk, sudah terdengar suara meongan kecil yang sedikit ‘’çempreng’’. Gue yakin itu berasal dari anaknya si Bellsea. Langsunglah kita berdua mencari sumber suara tersebut. Adik gue lang meriksa kolong bangku, tidak ada; kolong keja, tidak ada; dan saat meriksa di pojokan meja jreeeeeng….. di sana lah si Bellsea berada bersama dua ekor anaknya . Yang satu warna hitam dan satu lagi wana putih dengan sedikit warna hitam di bagian kepala, punggung atas dan ekornya. Aaaaaakkkk mereka lucu sekalii… Dengan tubuh yang masih basah karena  lumuran plasenta dan masih berwarna kemerahan, anak kucing itu mencari puting susu untuk minum cucuuuu….


Dua jam kemudian mama pulang. Dia langsung datengin si Bellsea. Iya dia meriksa si bellsea dan anaknya, serta menggeser meja dan kursi. Karena si Bellsea lahiran di pojokan meja yang sempit, hanya muat untuk badannya doang tapi dia bisa melahirkan di sana. Hebaaaattt… Oiya dan si Bellsea melahirkan tanpa alas. Kasian badannya jadi pada basah karena kena plasenta yang berceceran di lantai.


Setelah mama dan adik gue menggeser-geser meja dan bangku, terlihatlah dengan jelas situasi dan kondisi yang sebenarnya. Daaannnnn ternyata anaknya si Bellsea bukan 2 tapiiiii…...6. Iyaaa ENAM ekor (ga nyantee) hahaha… Prediksi gue, mama dan adik gue pun meleset. Ga nyangka si Bellsea bisa brojolin enak anak. Padahal perutnya ga keliatan gede loh.


Warna enam ekor anaknya si Bellsea itu pun beragam (bersyukur karena ga item semua haha). 3 ekor campuran hitam dan putih, 2 ekor warna hitam, dan 1 ekor warna abu-abu. Kereeeennn!! Mereka semua lucu-lucu dan menggemaskan.


Nah ini penampakan anaknya Bellsea
Malam yang luar biasa sekali buat Bellsea. Anak yang ditunggu-tunggu akhirnya launching juga hahaha.


Sehat sehat terus ya bell. Dan untuk anak-ananknya semoga sehat semua sampai besar nanti.


Aamiin...


Lagi pada nyusu :)


Ayooo nyusu yang banyak biar cepet gede :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar